Selasa, 04 Juni 2013

Macam-macam bisnis



Salam dari belajar take action pada tulisan kali ini belajar take action akan sedikit membahas tentang Macam-macam  bisnis,oke mungkin tulisan ini sudah banyak yang mengulas namun tidak ada salah nya jika belajar take action mencoba untuk menulis kembali tentang macam-macam bisnis.
Macam-macam bisnis
Banyak sekali kegiatan yang dapat digolongkan kedalam bisnis, sehingga bisnis mempunyai ruang lingkup yang luas dan  terdiri dari bermacam-macam bidang dan jenis, kegiatan bisnis ada 3 yaitu meliputi bisnis yang mengolah bahan baku menjadi barang yang memiliki nilai jual (manufaktur),  yang menjual barang (bisnis dagang) dan bisnis yang menjual jasa (bisnis jasa), namun banyak sekali jenis-jenis yang dapat digolongkan kedalam ke-3 kegiatan tersebut. Misal:
  • Bisnis di bidang Manufaktur, yaitu bisnis yang mengolah bahan baku menjadi barang jadi atau setengah jadi yang memiliki daya guna dan bisa menarik perhatian orang-orang untuk memilikinya, biasanya barang yang diciptakan banyak ditawar oleh para pelaku bisnis dagang untuk dijual di pasarnya sehingga para pelaku bisnis manufaktur ini tidak perlu repot-repot menawarkanya ke konsumen secara langsung. Jenis-jenisnya seperti: 
  1. Industri makanan, yaitu kegiatan mengolah sesuatu yang bisa dimakan oleh manusia baik itu yang berasal dari tumbuhan maupun hewan menjadi lebih siap saji. Contohnya: Industri kue, industri mie, industri daging. dll
  2. Industri minuman, yaitu kegiatan mengolah benda yang bisa dijadikan minuman. Contohnya: Industri teh, industri jus, industri susu. dll
  3. Industri kain, yaitu industri yang menciptakan sesuatu yang bisa dipakai, dikoleksi atau menjadi hiasan manusia. Contohnya: Industri selendang, industri kaos, industri celana, indutri mukena, industri topi. dan masih banyak lagi jenis-jenisnya yang dapat digolongkan kedalam usaha manufaktur.
  • Bisnis di bidang dagang, yaitu bisnis yang menjual barang-barang yang sudah ada tapi para pelaku bisnis ini tidak ikut serta dalam proses pembuatan produk tersebut, mereka hanya membeli barang yang sudah ada yang mereka dapatkan dari para pelaku bisnis manufaktur kemudian menjualnya kepada konsumen. jenis-jenisnya seperti:
  1. Penjual Pakaian, yaitu orang-orang yang menjual pakaian baik secara langsung maupun melalui pemasar atau agen. Contohnya: orang yang membuka toko pakaian, tukang kredit pakaian.
  2. Penjual alat elektronik, yaitu orang yang memasarkan produk-produk elektronik tanpa mengetahui proses pembuatanya. Seperti: Agen motor, mobil, HP, komputer dan yang menjual alat elektronik untuk keperluan perorangan atau rumah tangga. dll
  • Bisnis di bidang jasa, yaitu bisnis yang melakukan pekerjaan berupa memberikan pelayanan atau jasa. Dikatakan bisnis jasa karena mereka tidak memperoleh keuntungan dari hasil penjualan, namun mereka memperoleh keuntungan dari jasa-jasa yang telah mereka lakukan. jenis-jenisnya seperti:
  1. Jasa pengeposan, yaitu para pelaku pengeposan barang yang mengambil keuntungan dari jasa pengeposanya. Contohnya: kantor pos, TIKI, western union. dll
  2. Jasa pemasaran, yaitu orang-orang yang melakukan Contohnya; marketing, sales. kegiatan penawaran kepada konsumen namun barang yang ia tawarkan tersebut bukan barang miliknya melainkan milik orang lain / perusahaannya. dll
  3. Jasa transportasi kendaraan, yaitu orang-orang yang memberikan pelayanan transportasi jalan mereka bukan pemilik kendaraan namun mereka yang memberikan jasa angkutan. Contohnya: supir angkot, taxi, bus. dll
Sekian ulasan belajar take action tentang macam-macam bisnis yang kemudian akan di lanjutkan ke postingan berikutnya yaitu tentang Peluang Usaha Rumahan Dengan Modal Kecil
Salam belajar take action semoga bermanfaat :D

Sumber  http://katabagikita.blogspot.com/p/macam-macam-bisnis.html



Minggu, 02 Juni 2013

bagaimana cara mendapatkan modal usaha



Salam dari belajar take action pada tulisan kali ini belajar take action akan sedikit membahas tentang bagaimana cara mendapatkan modal usaha,oke mungkin tulisan ini sudah banyak yang mengulas namun tidak ada salah nya jika belajar take action mencoba untuk menulis kembali tentang bagaimana cara mendapatkan modal usaha.

Dalam memulai untuk mendirikan usaha tentu saja kita di hadapkan dengan berbagai macam persiapan termasuk bagaimana cara mendapatkan modal usaha memang begitu pada umumnya bahwa cendrung masyarakat berasumsi bahwa dalam hal mendirikan sebuah usaha harus punya modal (uang) padahal rencana dan keinginan membuka usahapun itu sudah termasuk modal.

Baiklah belajar take action akan mengulas tentang bagaimana cara mendapatkan modal usaha yaitu
1.modal sendiri
Modal sendiri,ini bisa anda dapatkan dengan berbagai cara misalnya menabung berinvestasi dan mendapat keuntungan dari investasi tersebut atau menjual barang tertentu milik anda.
Dengan modal sendiri dalam membuka usaha tentu sangat di anjurkan karena dengan begitu beban operasional usaha akan lebih ringan tanpa lilitan hutang pada pihak lain sebelum anda memulai usaha anda.

2.Bekerjasama
Bekerjasama ,Jika anda memiliki seorang teman ajak ia untuk berbisnis dan tetu saja dalam bidang yang anda dan teman anda cocok misalnya anda berniat untuk berbisnis dalam bidang ritel tentu saja anda harus mencari teman sebagai partner yang cocok dengan bisnis ritel tersebut.
Intinya adalah cari yang sepaham,kemudian saling menanamkan modal dan buat kesepakatan terntentu untuk bisnis yang akan berjalan di masa mendatang anda dan teman anda tersebut.

3.Mencari investor
Mencari investor,sama pula dengan bekerjasama dalam membangun perusahaan dalam hal modal hanya saja investor tidak ikut cammpur dalam operasional usaha hanya menanamkan modal (berinvestasi) dalam jumlah tertentu dan keuntungan tertentu.

4.Mengajukan pinjaman modal usaha ke BANK atau KOPERASI

Anda juga dapat mengajukan permohonan pinjaman modal usaha ke Bank atau Koperasi. Sebelum pengajuan ini tidak jarang pihak Bank atau Koperasi ingin mengetahui profil usaha yang akan Anda buat berupa proposal atau bahkan beberapa meminta Anda untuk menyampaikan Feasibility Study yang bertujuan untuk menilai kelayakan implementasi sebuah bisnis dilihat dari Hanya saja, sebagaimana namanya pinjaman Anda harus mengembalikan biaya tersebut dalam jangka waktu tertentu ditambah bunga pinjaman yang besarannya bekisar antara 8-10% per tahun. Namun demikian, kami menyarankan agar ini menjadi pilihan terakhir karena  kewajiban pembayaran bunga dan cicilan dapat menjadi kendala untuk bisnis yang baru mulai berjalan.

Dalam pengajuan permohonan modal usaha ke pihak ketiga, kami sarankan agar Anda menyiapkan profil usaha yang akan Anda buat berupa proposal atau bahkan beberapa investor atau perusahaan meminta Anda untuk menyampaikan Feasibility Study yang bertujuan untuk menilai kelayakan implementasi sebuah bisnis dilihat dari sisi Keuntungan Finansial (Financial Benefit), Keuntungan Secara Makro Ekonomi (Macro Economy Benefit), serta Keuntungan Sosial (Social Benefit) yang diterima masyarakat berkaitan dengan usaha yang akan Anda bentuk.


Sekian ulasan belajar take action tentang bagaimana cara mendapatkan modal usaha  yang kemudian akan di lanjutkan ke postingan berikutnya yaitu tentang macam-macam usaha.

 Salam belajar take action semoga bermanfaat :D



Sumber referensi : http://startupbisnis.com/5-cara-memperoleh-modal-usaha/